Modul 1 : Memahami Penyusunan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa (Kegiatan 1)

MODUL 1 : MEMAHAMI PENYUSUNAN SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA

 

PENDAHULUAN 

Selamat bertemu melalui Modul ini !

Modul yang sedang anda baca ini berjudul “Memahami Penyusunan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa”. Modul ini adalah Modul Pertama dari dua modul dalam pelajaran Akuntansi.    

Setelah mempelajari Modul ini, anda diharapkan dapat memahami Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa dan mengaplikasikannya dalam bentuk Laporan Keuangan sederhana.

Modul ini sangat penting untuk anda kuasai, sebab jika anda memahami, dan terlatih dalam membuat Laporan Keuangan Perusahaan Jasa maka anda akan mampu menyajikan informasi keuangan sederhana yang berguna bagi pihak yang membutuhkan, termasuk bagi diri anda sendiri. Karena pada prinsipnya, kita akan lebih mudah mengatur keuangan pribadi jika memahami Laporan Keuangan dan mampu menyusunnya untuk diri kita sendiri.

Modul ini terdiri dari 7 kegiatan belajar. Kegiatan 1 membahas Akuntansi sebagai  Sistem Informasi 1 (Definisi, sejarah,dan tujuan Akuntansi, Bidang Akuntansi, Profesi Akuntan, dan Etika Profesi Akuntan), Kegiatan 2 membahas Akuntansi sebagai  Sistem Informasi 2 (Struktur Dasar Akuntansi) Kegiatan 3 Menafsirkan Persamaan Akuntansi, Kegiatan 4 Mencatat Transaksi Berdasarkan Mekanisme Debit dan Kredit, Kegiatan 5 Mencatat Transaksi/Dokumen ke dalam Jurnal Umum, Kegiatan 6 Melakukan Posting dari Jurnal ke Buku Besar, Kegiatan 7 Membuat Ikhtisar Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa, dan Kegiatan ke 8 Menyusun Laporan Keuangan Perusahaan Jasa.

Pada setiap akhir kegiatan terdapat tes mandiri yang perlu anda kerjakan. Anda dapat mengoreksi sendiri hasil tes anda dengan cara mencocokkannya dengan kunci jawaban yang terdapat di belakang modul ini.

Modul ini dapat anda pelajari selama 2 x 28 jam (1 semester), termasuk untuk mengerjakan tugas-tugas yang ada. Untuk mempermudah belajar, sebaiknya anda menyediakan buku cetak mata pelajaran Ekonomi kelas XI IPS semester 2, dan materi yang di–download dari internet, serta sering mengakses website yang mendukung pembelajaran materi ini.

Selamat Belajar !

                                                                                                Penulis,

                                                                                    Annisa M. Gumay, S.Pd

                                                                             Guru Ekonomi SMAN 71 Jakarta

Kegiatan belajar 1 : Mendeskripsikan Akuntansi sebagai Sistem Informasi 1

Standar Kompetensi

Memahami Penyusunan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

KOMPETENSI DASAR

Mendeskripsikan Akuntansi sebagai Sistem Informasi

Indikator

  1. Siswa mendeskripsikan perkembangan Akuntansi mulai dari sistem kontinental hingga Anglo Saxon
  2. Siswa mengidentifikasi kegunaan Informasi Akuntansi bagi masing-masing pemakai
  3. Siswa Mengidentifikasi Bidang spesialisasi Akuntansi
  4. Siswa mendeskripsikan Profesi Akuntan
  5. Siswa mengidentifikasi Etika Profesi Akuntan 

 

PENDAHULUAN

Seorang siswa pada akhir bulan menghitung jumlah uangnya berdasarkan buku hariannya.  Pengeluaran yang ada antara lain : untuk pembayaran SPP, transport, membeli alat tulis, jajan, dan kebutuhan lainnya. Setelah di jumlahkan uang pemberian dari orang tuanya siswa, sisanya tinggal sedikit.  Hal itu dilaporkan kepada orang tua untuk mendapatkan tambahan dana pada bulan berikutnya.  Mengapa siswa itu perlu membuat catatan untuk pengeluran dan pemasukan ?

Karena mereka akan dapat melihat, menilai dan memutuskan untuk tindakan berikutnya, apakah mereka akan tetap jajan sehingga tidak mempunyai simpanan, dan lain-lain.  Bagi orang tua dia akan menentukan perlu atau tidaknya diberikan tambahan dana, atau hanya akan diberikan tiap hari sesuai dengan kepentingannya.

Jika diperhatikan masalah diatas, sebenarnya setiap orang membutuhkan catatan, begitu pula dengan para pedagang dari Genoa, untuk menghitung berapa keuntungan/kerugian dalam berdagang, mereka akan membendingkan jumlah harta pada waktu berangkat dengan jumlah harta pada waktu pulang.  Itulah awal mula perkembangan timbulnya akuntansi, yang prosesnya bersamaan dengan perkembangan bisnis.

Uraian Materi Tatap Muka

SEJARAH AKUNTANSI

Pada tahun 1494 lahirlah buku pertama “SUMMA DE ARITHMETICA GEOMETRICA, PROPORTIONI ET PROPORTIONALITE” yang salah satu babnya memuat akuntansi, dibuat oleh Lucas Pacioli yang kemudian dikenal sebagai bapak akuntansi.

Pada abad ke-15 romawi jatuh, pusat perdagangan pindah ke Belanda, sehingga perkembangan akuntansi memakai sistem kontinental.  Setelah Belanda meninggalkan Indonesia, maka pada zaman jepang terdapat kekosongan tenaga akuntansi.  Oleh sebab itu kursus akuntansi mulai ditingkatkan, dan disinilah awal mulanya keberadaan akuntan di Indonesia.

Pada zaman kemerdekaan dimulai pengiriman akuntan dari Indonesia keluar negri (AS), dan sejak itu pula sistem akuntansi bergeser dari sistem kontinental ke sistem Anglo Saxon (AS).  Perguruan tinggi mulai berlomba-lomba membuka jurusan akuntansi, dan berawal tahun 1952.  seiring dengan perkembangan akuntansi, maka pada tahun 1953 berdirilah Ikatan Akuntan Indonesia yang merupakan lembaga pengembangan akuntansi di Indonesia.

Perbedaan Sistem Kontinental dengan Sistem Anglo Saxon

Sistem kontinental Sistem Anglo Saxon
Klasifikasi (Pengelompokan) debet/kredit belum terinci Klasifikasi (Pengelompokan) debit/Kredit terinci
Penyusutan menggunakan akun cadangan dan beban penyusutan dan dicatat di sisi kredit Penyusutan menggunakan akun dicatat di sisi debit
Menggunakan akun campuran Tidak menggunakn akun campuran
Terdapat penyetoran prive Tidak terdapat penyetoran prive
Arsip disimpan sebagai dokumen Arsip tidak disimpan karena sebagai alat bantu
Terdiri atas : Neraca, Laporan (Ikhtisar) Laba Rugi, dan Laporan Perubahan Modal Terdiri atas : Neraca, Laporan (Ikhtisar) Laba Rugi, Laporan Perubahan Modal, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan

 

DEFINISI, TUJUAN & FUNGSI AKUNTANSI

American Accounting Association, yaitu lembaga yang bertugas memberikan gelar Akuntan di AS, mendefinisikan sebagai berikut :

Proses pengidentifikasian, pengukuran dan pelaporan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas, bagi pihak pemakai informasi.

 Definisi tersebut menyimpulkan :

  1. Akuntansi merupakan proses identifikasi/pengenalan, pengkuran dan pelaporan ekonomi.
  2. Informasi yang di hasilkan oleh akuntansi diharapkan bergunauntuk penilaian dan pengambilan keputusan bagi pihak yang  memerlukannya.

 

Tujuan Utama Akuntansi adalah menyajikan informasi ekonomi  dari suatu lembaga/badan usaha  kepada pihak yang berkepentingan, baik yang di dalam perusahaan itu sendiri maupun pihak-pihak di luar perusahaan. 

      Adapun fungsi Akuntansi, dalam hal ini Laporan Keuangan adalah untuk :

a. Perencanaan

Melalui informasi ekonomi yang tepat, maka manajemen perusahaan dapat menyusun rencana, baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.

b. Pengendalian

Melalui informasi ekonomi yang akurat, maka manajeman perusahaan dapat mengontrol, menilai terhadap jalannya perusahaan.

  1. c.    Pertanggung jawaban

Walaupun laporan keunagan bersifat kuantitatif, tetapi juga dapat dipergunakan  untuk menelusuri data kuantitatif (misal jumlah karyawan), sehingga dapat digunakan utuk bahan pertanggungjawaban manajemen, yang akan dapat digunakan untuk mengambil keputusan pada masa-masa yang kan datang.

PEMAKAI INFORMASI AKUNTANSI

  1. 1.    Pihak intern

Manajemen berkepentingan langsung dan sangan membutuhkan informasi keuangan untuk tujuan pengendalian/controlling, pengkoordinasian/coordinating dan perencanaan/planning suatu perusahaan.

  1. 2.    Pihak extern
  2. a.    Pemilik/investor dan calon pemilik

Pemilik memerlukan akuntansi untuk memenuhi posisi maju/mundurnya perusahaan, sehingga ia dapat menentukan apakah akan mempertahankan perusahaannya, menjual atau menanam modalnya di perusahaan lain.

Calon pemilik dapat menentukan apakah dia akan menanamkan modalnya pada perusahaan itu.

  1. b.    Kreditor dan calon kreditor

Informasi akuntansi berguna untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mengembalikan pinjaman, sehingga dapat dijadikan pedoman apakah akan di tambah pinjamannya atau justru akan ditarik pinjaman yang telah diberikan.

Bagi calon kreditor berguna untuk menilai resiko yang akan terjadi sebelum pinjaman diputuskan ataru diberikan.

c.    Pemerintah

Informasi akuntansi bai pemerintah sangan berguna untuk tujuan pajak dan pengaturannya, pemeriksaan terhadap kebenaran jumlah pajak yang dilaporkan, dan sebagai lat penilai apakah  perusahaan mematuhi peraturan yang telah ditetapkan, serta pemantauan perkembangan perusahaan melalui Biro Pusat Statistik.

  1. d.    Karyawan

Informasi ekonomi bagi karyawan akan berguna untuk mengetahui kelangsungan hidupnya, maju mundurnya perusahaan yang berguna untuk kemantapan kerja, pertimbangan naik turunnya gaji dan jaminan social.

  1. e.    Konsumen / Klien

Informasi ekonomi berguna untuk mengevaluasi hubungan usaha hubungan usaha dengan perusahaan, dan menentukan kelanjutan hubungan di masa mendatang.

BIDANG AKUNTANSI

 

  1. 1.    Akuntansi Keuangan

Akuntansi Keuangan berhubungan dengan pencatatan transaksi keuangan.  Hasil akhirnya adalah Laporan Laba/rugi, Laporan perubahan modal, neraca, Laporan perubahan posisi keuangan, catatan atas laporan keuangan.  Dalam penyusunan laporan keuangan harus sesuai dengan prisip akuntansi yang berterima umum (Standar Akuntansi Keuangan).

  1. 2.    Akuntansi manajemen

Akuntansi Manajemen memberikan informasi baik keuangan (kuantitatif) maupun bukan keuangan (kualitatif), untuk kepentinagn manajemen perusahaan.  Bidang ini bermanfaat untuk pengambilan keputusan dan pengendalian operasi perusahaan

  1. 3.     Akuntansi Pemeriksaan (Auditing)

       Auditing menangani suatu pemeriksaan Laporan Keuangan secara independen, dan Auditor (Akuntan Pemeriksa) akan memberikan pendapatnya mengenai kelayakan dan kewajaran laporan tersebut

  1. 4.     Akuntansi Biaya

       Akuntansi Biaya menekankan masalah penetapan dan pengendalian biaya

  1. 5.     Akuntansi Perpajakan

       Bidang ini mencakup penyusunan surat pemberitahuan pajak serta mempertimbangkan konsekuensi perpajakan dari transaksi usaha yang direncanakan

  1. 6.     Akuntansi Anggaran

       Akuntansi yang menyajikan rencana operasi keuangan untuk periode tertentu dan menyampaikan data perbandingan dari operasi sebenarnya dengan rencana yang telah ditetapkan.

  1. 7.     Akuntansi Pendidikan

       Bidang spesialisasi Akuntansi yang bergerak ddalam penyebaran Pendidikan Akuntansi pada Masyarakat

Profesi akuntan

Macam-macam akuntan dan tugasnya, menurut UU No.34 th. 1945 :

  1. a.    Akuntan Privat/Intern/Manajemen

Adalah akuntan yang bekerja dalam suatu perusahaan/ organisasi tertentu, bertugas menjalankan fungsi akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen.

  1. b.    Akuntan Publik (Extern)

Adalah akuntan yang menjalankan fungsi pemeriksaan secara bebas (indepeden) terhadap laporan keuangan perusahaan dan organisasi lain.  Hasil laporan keuangan dinyatakan dalam laporan akuntansi yang berisi pendapat tentang kewajaran atau kelayakan laporan keuangan yang diperiksanya.

Tugas selain pemeriksaan adalah :

-        Konsultasi perencanaan dan pelaporan pajak

-        Penyusunan anggaran

-        Penyusunan sistem akuntansi

-        Penyusunan sistem akuntansi

-        Penyususnan laporan keuangan

  1. c.    Akuntan Pemerintah

Adalah akuntan yang bekerja di lembaga pemerintahan, misalnya : di BPK, Dirjen pajak, BPKP, Departemen keuangan dan lain-lain.

Tugasnya adalah mengawasi keuangan dan kekayaan negara sampai pengelolaan keuangan dan kekayaayn negara.

  1. d.    Akuntan Pendidik

Akuntan yang bekerja di lembaga pendidikan untuk mengajarkan, melakukan riset dan mengembangakan pengetahuan akuntansi.

 

ETIKA PROFESI AKUNTAN

            Etika adalah Prinsip Moral yang mengatur hubungan antara Akuntan dengan kliennya, sesama rekan Akuntan, dan Akuntan dengan masyarakat. Adapun Etika profesi Akuntan Publik adalah :

  1. 1.     Kepribadian (Independen) : Bebas dari pengaruh, tidak dikendalikan pihak lain, tidak memihak, dan dalam mempertimbangkan fakta terlepas dari kepentingan pribadi.
  2. 2.     Kecakapan Profesional : Akuntan Publik memiliki kompetensi professional jika Ia melaksanakan pemeriksaan yang sesuai dengan norma pemeriksa akuntan.
  3. 3.     Tanggung jawab kepada Klien : Akuntan publik dalam mewakili kepentingan klien tetap harus mempertahankan idependensinya dan mampu menjelaskan pada pihak ke-tiga mengenai batasan, wewenang, dan tanggung jawab tertentu.
  4. 4.     Tanggung  jawab kepada Rekan seprofesi : Akuntan Publik berkewajiban memelihara hubungan antar rekan seprofesi.
  5. 5.     Tanggung jawab lain : Tidak mengiklankan diri/mengizinkan pihak lain mengiklankan nama atau jasa yang dijualnya, Tidak membayar imbalan untuk memperoleh pekerjaan, Tidak menawarkan jasa secara tertulis kepada calon klien.

 

Tugas Terstruktur

Tuliskan dalam selembar kertas :

            Jika anda menjadi Akuntan, Bidang Akuntansi apa yang akan anda pilih, Deskripsikan Bidang tersebut dan alasan anda memilihnya, serta jelaskan etika apa saja yang harus anda pegang dalam menjalankan profesi tersebut !

 

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

Pendahuluan

Dalam kegiatan ini anda dikelompokkan menjadi 10 kelompok @ 4 orang, yang harus mewawancarai 4 Jenis Profesi Akuntan. Adapun informasi yang anda butuhkan adalah deskripsi masing-masing profesi, keunikan masing-masing profesi, dan etika profesi yang harus dipegang oleh setiap Akuntan.

Laporan tugas

            Setelah memperoleh informasi diatas, kelompok anda diminta untuk menganalisa karakteristik dan perbedaan masing-masing profesi akuntan kemudian membuat laporannya paling lambat 1 minggu setelah wawancara.

Daftar Pustaka

www.e-dukasi.net

http://www.google.com

Alam.S ESIS Ekonomi kelas XI Phibeta, Airlangga Jakarta 2007

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                         

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: